Pandemi COVID-19 Jadi Chief Transformation Officer Yang Paling Efektif

Pandemi COVID-19 Jadi Chief Transformation Officer Yang Paling Efektif

Oleh : Hariyanto

Sabtu, 10 Oktober 2020

INDUSTRY.co.id – Jakarta – Rajawali Global Education yang dikembangkan oleh Rajawali Foundation bekerja sama dengan Thunderbird School of Global Management dari Arizona State University mengadakan webinar berbahasa Inggris yang bertajuk “Opportunity during the Pandemic: The Future of Education is Borderless” Selasa (6/10/2020).

Webinar ini dihadiri oleh Y.W. Junardy, Komisaris Rajawali Corpora dan Pembina dari Rajawali Foundation, Dr. Sanjeev Khagram, Direktur sekaligus Dekan dari Thunderbird School of Global Management, Johanes Tomy Indarto selaku Lead MIS & Innovations, PT Freeport Indonesia, terdiri dari Rudiantara, Ketua Wali Amanat Universitas Padjajaran dan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Pri Notowidigdo – Senior Partner dari PRI for People Matters PT Profesindo Reksa Indonesia (PRI) – Arghajata Alliance Partner dan Herdy Harman selaku Direktur Human Capital PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Tbk. dan Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

Dalam pembukaannya Dr. Sanjeev Khagram, mengatakan bahwa ada 3 prinsip dasar yang dipercayainya saat ini pertama memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan fisik, mental, dan emosional setiap orang; kedua bermitra dengan institusi besar seperti Rajawali Foundation dan Rajawali Global Education, untuk menawarkan program pendidikan dalam rangka melahirkan para pemimpin kelas dunia; dan terakhir memastikan semua kalangan bersama-sama membawa dunia ke arah yang lebih baik.

“Hari ini kita menghadapi masa-masa sulit, namun kita melihat masa depan cerah pendidikan kita”, kata Sanjeev dalam sambutanya.

Sementara itu, Rudiantara mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang sangat signifikan untuk mengisi kesenjangan pendidikan. Menurutnya, itulah mengapa digital menjadi salah satu aspek terpenting yang perlu menjadi fokus institusi akademik dan institusi pendidikan asing perlu bekerja sama dengan universitas lokal untuk memperkuat jejaknya di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Pri Notowidigdo menilai bahwa pembelajaran dengan menggunakan daring melahirkan pembelajaran yang inovatif dan tanpa batas. Semua orang memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk bisa mempelajari hal-hal baru yang dapat melahirkan inovasi dan kreativitas, untuk disumbangkan kepada organisasi tempat bekerja.

Pada kesempatan yang sama, Herdy Harman menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia karena perbedaan dari setiap negara akan menunjukkan kualitas dan keunikan orang-orangnya.

“COVID-19 adalah Chief Transformation Officer (CTO) yang paling efektif, karena mampu mempercepat digital / pendidikan daring. Sebelumnya sulit sekali, tapi sekarang semua orang bisa melakukan pendidikan daring”, ucap dia.

Dr. Jonathan Pincus, Academic Chancellor dari Rajawali Global Education dan Dr. Sanjeev Khagram menutup dengan memberikan respon terhadap hasil diskusi ketiga pembicara tersebut.

“Saya tegaskan bahwa pandemi telah mempercepat hal-hal yang tadinya bergerak lambat, termasuk teknologi,” ujar Jonathan

“Pendidikan tinggi sedang mengalami kebangkitan kembali di Asia dan sangat cepat beradaptasi dalam situasi ini. Sedangkan untuk perguruan tinggi di Indonesia, inilah saatnya untuk melihat ke luar dan terlibat dengan mitra global yang memiliki pengalaman dalam menggunakan teknologi, inovasi, dalam menyampaikan pembelajaran yang relevan dengan dunia kerja,”tutup nya.

Sumber: https://www.industry.co.id/read/75381/pandemi-covid-19-jadi-chief-transformation-officer-yang-paling-efektif

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


© 2021 Rajawali Global Education